Kamis, 26 Desember 2013

Cedera dan Penyebabnya

          Sudah kewajiban para olahragawan atau atlet untuk menjaga kondisi tubuh serta menjaga pola hidup agar tetap sehat atau fit. Bila kita membahas mengenai olahragawan, pasti yang ada di dalam pikiran kita adalah badannya akan selalu sehat dan bentuk badan yang bagus. Kita melihat olahragawan adalah contoh untuk berpola hidup sehat. Namun, dibalik semua itu terdapat musuh atau hambatan bagi para atlet dalam menjalankan profesinya tersebut yaitu cedera.

          Cedera merupakan musuh utama para olahragawan atau atlet, mengapa? Sebelum itu yang dimaksud dengan cedera itu sendiri adalah sesuatu kerusakan pada struktur atau fungsi tubuh yang dikarenakan suatu paksaan atau tekanan fisik maupun kimiawi. Cedera dapat muncul apabila atlet atau olahragawan itu sendiri terlalu memaksakan dirinya dalam berlatih dan kurang beristirahat, bisa juga muncul karena ada kejadian di luar perkiraan pada saat pertandingan berlangsung.


Menurut tingkatnya, cedera dibagi menjadi 3 yaitu :

1.     Cedera ringan
Cedera yang tidak terlalu serius namun dapat mempengaruhi performa atlit. Contohnya : memar, lecet.

2.     Cedera sedang
Cedera yang mulai perlu mendapatkan perhatian lebih, karena pada cedera ini sudah mulai mengganggu performa atlit secara nyata. Contohnya : robeknya ligament, cedera dengan otot baik pelebaran maupun strain.

3.     Cedera berat
Cedera pada tingkat ini perlu penanganan secara intensif dan atlit perlu istirahat atau perlu adanya operasi bedah. Contohnya : patah tulang, robeknya ligament secara lengkap.


Penyebab sering terjadinya cedera antara lain:

1.     Faktor umur
2.     Faktor pengalaman
3.     Terlalu memaksakan dalam latihan
4.     Adanya kesalahan dalam teknik latihan yang dijalani
5.     Kurangnya pemanasan
6.     Tidak melakukan pendinginan
7.     Melakukan latihan dalam kondisi yang tidak fit
8.     Asupan gizi yang kurang
9.     Kurangnya istirahat



Hal tersebut yang menjadi musuh utama para olahragawan serta penyebab terjadinya cedera itu sendiri. Dengan mengetahui hal tersebut, diharapkan kita lebih memperhatikan tata cara dalam melakukan olahraga yang benar dan tidak menyepelekaan hal – hal kecil seperti melakukan pemanasan.


Pemanasan itu penting untuk menghindari cedera




Tidak ada komentar:

Posting Komentar