Kamis, 05 Desember 2013

Siapkah Koperasi Menghadapi Era Globalisasi?


      Kali ini saya akan membahas mengenai “siapkah koperasi menghadapi era globalisasi?”, sebelum membahas lebih lanjut kita harus mengetahui apakah yang dimaksud dengan globalisasi? Dengan mengetahui globalisasi itu sendiri kita dapat menyimpulkan siap atau tidaknya koperasi menghadapi globalisasi tersebut.

       Pertama – tama yang dimaksud denan globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas Negara. Dengan pengertian tersebut dapat disimpulkan yang dimaksud dengan globalisasi adalah akan terciptanya kerja sama, ketergantungan, serta hubungan antar Negara dimana di dalamnya mempunyai tujuan untuk memenuhi kebutuhan suatu Negara tertentu yang hanya bisa terpenuhi dengan melakukan interaksi dengan Negara lain sehingga terjadi perjanjian – perjanjian untuk saling membantu serta mengikat antar Negara yang terkait.

          Lalu  dengan masuknya Negara Indonesia kita ini ke dalam era globalisasi, tantangan serta kecemasan apakah yang akan dihadapi oleh koperasi kedepannya? Salah satu yang ditakutkan dengan masuknya koperasi ke dalam era globalisasi ini adalah kalah bersaingnya dengan usaha – usaha lain yang bertaraf internasional, sehingga dapat mendominasi semua kegiatan bisnis. Meskipun peran usaha – usaha bertaraf internasional tersebut penting tapi apabila peran koperasi serta usaha kecil menengah lainnya absen, maka upaya untuk mensejahterakan rakyat, mengurangi pengangguran dan mengurangi kemiskinan di Negara Indonesia sendiri akan tetap mengalami kesulitan. Hal tersebut bisa diatasi dengan mengembangkan koperasi dan usaha kecil menengah  ke seluruh tanah air agar makin banyaknya masyarakat yang peduli terhadap eksistensi dari koperasi dan usaha kecil menengah itu sendiri serta memperjuangkannya.

          Dari penjelasan di atas, tentunya kita mendapat pandangan bahwa dengan kalah bersaingnya koperasi serta usaha kecil menengah dari perusahaan bertaraf internasional yang memungkinkan mendominasi bahwa kopeasi dan usaha kecil menengah mempunyai peran yang belum tentu bisa digantikan dengan usaha – usaha besar tersebut. Peran koperasi adalah mensejahterakan perekonomian anggota maupun masyarakat serta meningkatkan kemampuan individualis anggota dalam hal kreativitas dan berorganisasi. Oleh karena itu, di era globalisasi ini justru peran koperasi tersebut menjadi sangat penting. Namun apakah dengan kemampuan koperasi sekarang sudah memadai dibandingkan dengan perannya yang dianggap sangat penting di era globalisasi ini? Menurut saya kemampuan koperasi belum bisa memenuhi perannya tersebut, alasan saya kembali dengan permasalahan yang dihadapi oleh koperasi  sebagai berikut : 

1.      Koperasi masih mempunyai banyak masalah internal seperti kurangnya tenaga kerja ahli di dalamnya.
2.      Koperasi masih dianggap kurang mampu dalam mengembangkan usahanya dan mensejahterakan anggota di dalamnya oleh masyarakat
3.      Koperasi masih memiliki masalah dalam input produksi, seperti masih sulitnya memperoleh bahan baku
4.      Koperasi juga memiliki masalah dalam output produksi, seperti tidak adanya standarisasi suatu produk yang berawal dari adanya masalah input dan masalah internal koperasi
5.  Koperasi seringkali dalam memasarkan produknya tidak memperhatikan permintaan potensial di daerah koperasi itu berada
6.    Koperasi masih kurang dalam memasarkan serta mempromosikan barangnya untuk meraih pangsa pasar yang cukup bahkan tinggi untuk tetap menjalankan usahanya

         Apabila memperhatikan masalah di atas, dapat dilihat bahwa peran pemerintah sangat penting dalam mengembangkan serta meningkatkan kinerja koperasi di era globalisasi ini. Dengan anggapan bahwa koperasi ini mempunyai peran yang sangat penting di era globalisasi tentu saja koperasi itu sendiri harus mempunyai kemampuan atau harus memenuhi anggapan tersebut. Peran pemerintah di dalam mengembangkan serta memajukan koperasi agar dapat bersaing dengan kompetitor lainnya di era globalisasi ini adalah sebagai berikut :

1.  Pemerintah sebaiknya melakukan penyuluhan serta pelatihan kepada anggota koperasi agar koperasi menjadi lebih berkualitas
2.    Pemerintah dapat melakukan pengawasan terhadap koperasi agar sesuai jalan serta melindungi produk – produk yang diproduksi koperasi
3.   Pemerintah dapat memberikan suntikan modal serta memberian fasilitas dalam pengembangan jaringan usaha serta kerja sama

         Mungkin hal tersebut yang dapat dilakukan pemerintah kepada koperasi di dalam mengembangkan usahanya yang setidaknya dapat membuat koperasi bertahan di era globalisasi ini. Selain hal tersebut, pemerintah juga sebaiknya lebih mempromosikan kepada masyarakat apa itu koperasi serta menciptakan kepercayaan masyarakat kepada koperasi agar koperasi mendapat dukungan lebih dalam usahanya. Serta dari dalam koperasi itu sendiri sebaiknya di dalam gerakannya atau usahanya harus disertai dengan inovasi serta kreatifitas agar dapat berkembang. 

          Kesimpulan saya, koperasi dengan kemampuannya yang sekarang belum bisa atau belum siap menghadapi era globalisasi karena masih adanya kekurangan yang mendasar di dalamnya sehingga koperasi kurang bersaing dengan usaha – usaha lainnya.

          “Orang sering silau dengan globalisasi dan sering mengatakan di era globalisasi semuanya harus dikaitkan dengan usaha global atau go global. Saya punya pandangan yang sedikit berbeda. Justru jangan sampai dunia semakin tidak adil dan timpang, jangan sampai krisis dimana-mana. Maka meskipun ada gerakan go global, kita harus melakukan yang sebaliknya yaitu go local. Harus kita hidupkan koperasi dan UKM dalam arti mari bangun desa dan kota, hidupkan koperasi dan usaha kecil dan menengah di seluruh tanah air,” tegas SBY.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar