Senin, 20 Januari 2014

Masihkah Koperasi Menjadi Sokoguru Perekonomian Indonesia?

  Pertama – tama yang dimaksud dengan soko guru perekonomian? Sokoguru perekonomian disini bermakna sebagai tulang punggung atau penyangga perekonomian di Indonesia. Dalam tulisan ini yang dipertanyakan adalah apakah koperasi masih menjadi sokoguru perekonomian di Indonesia? Untuk itu saya akan membahas apakah koperasi masih berperan sebagai sokoguru pereonomian di Indonesia kita ini.

Kalau kita ingat – ingat, fungsi dari koperasi itu sendiri menurut UU No. 25 tahun 1992 pasal 4 adalah :
1.  Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya
2.      Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat
3.      Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya
4.      Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional, yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi

Lalu mengapa koperasi dijadikan sokoguru? Apa yang mendasarkan koperasi diberikan peran yang penting itu? Jawabannya ada pada UUD 1945 pasal 33. Pada pasal tersebut koperasi dipandang sebagai sokoguru perekonomian nasional. Hal itu didukung pula dengan pasal 4 UU. No. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian. Pada pasal 33 UUD 1945 tersebut, koperasi dipandang sebagai sokoguru dengan alasan sebagai berikut :

a.      Koperasi mendidik sikap self – helping
b.    Koperasi mempunyai sifat kemasyarakatan, dimana kepentingan masyarakat harus lebih diutamakan daripada kepentingan diri atau golongan sendiri
c.      Koperasi digali dan dikembangkan dari budaya asli bangsa Indonesia
d.      Koperasi menentang segala paham yang berbau individualisme dan kapitalisme

   Namun apakah anggapan koperasi sebagai sokoguru perekonomian di Indonesia ini berlaku saat ini? Kalau kita perhatikan nama koperasi itu sendiri mulai memudar dan terlupakan. Masih banyak orang atau masyarakat yang tidak mengetahui fungsi sebenarnya koperasi tersebut. Bahkan pemerintah masih kurang berperan dalam memajukan koperasi yang ada sebagai sokoguru atau tulang punggung perekonoian Indonesia. Namun di wilayah kecil seperti di daerah pedesaan, koperasi benar – benar berperan penting dalam mensejahterakan masyarakat sekitar tersebut yang bertolak belakang dengan kondisi koperasi di daerah perkotaan dimana koperasi hampir tidak terdengar peran serta fungsinya. Jadi menurut saya, koperasi sudah tidak terlalu berperan atau menjadi tulang punggung perekonomian di Indonesia pada masa ini.

Referensi :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar